...........|| Friday, March 07, 2008 ||

Innalillahi wa inna illaihi roji'uun

Assalamu'alaikum

Innalillahi wa innaillaihi rojiuun

Katakanlah: "Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu; kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan. (QS:As sajdah:11)

Sesungguhnya manusia hanyalah berusaha. Allah subhaanahu wa ta’ala juga penentu segalanya. Akhirnya setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit, pada hari Senin 3 Maret 2008, Ibu mertua saya telahpun kembali menghadap Allah swt. Beliau meninggal di rumah abang ipar saya.

Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS Al munafiqun:11)

Itulah, kalau ajal sudah menjemput, tak sedetikpun kita bisa menundanya
Sebenarnya pada hari Jum’at 29 Februari sore, Ibu mertua sudah diperbolehkan pulang. Tapi dengan ‘vonis’ dari dokter bahwa beliau mengalami multiple stroke. Yang mengakibatkan beliau sudah tidak bisa mengenali sesiapa, tubuh tak bisa digerakkan.

Sewaktu kami datang menjenguk beliau sore itu juga, kelihatan beliau sangat lemah. Tidak bisa bicara., Matanya sentiasa terpejam, matanya juga aku rasakan semakin sipit, dan pandangannya kosong.
Ketika saya panggil-panggil seakan-akan beliau terlalu susah untuk merespon. Kalau pun mau buka mata hanya sebentar saja, itupun tidak bisa terbuka lebar. Kenapa ya, setelah balik dari RS malah semakin drop kondisinya. Padahal waktu di RS bisa bicara walaupun sangat pelan.

Ketika saya suapkan bubur, hanya beberapa sendok yg masuk, itupun harus berulangkali di suap, karena bibirnya hanya terbuka sedikit. Tapi beliau masih bisa menggeleng (tanda gak mau makan lagi) meskipun amat lemah. Rupanya saat itu menjadi kali terakhir saya melayan Ibu mertua.

Senin tengah hari dapat kabar beliau kritis, dan beberapa menit kemudian suamiku telpon lagi kalau beliau sudah meninggal dunia. Pemakaman dilaksanakan hari itu juga sekitar jam 5.30 sore. Semoga Allah SWT memberikan rahmat kepada Almarhumah dan semoga diampunkan dosa-dosanya dan diterima amal ibadah beliau semasa hidupnya. amin

Terimakasih kepada semua teman-teman yang telah mendoakan dan memberikan dukungan moral kepada kami. Dan maaf beritanya terlambat saya posting.

Wassalamu’alaikum

Labels:


 3 Comments:

At March 15, 2008 11:17 AM, Anonymous Anonymous said...

"yang sabar yaaa,.. tapi itu adalah yang terbaik untuk ibu mertua mba'Mai,. Lam kenal"

 
At March 16, 2008 8:20 PM, Blogger RoSa said...

"Innalillahi wa Innailaihi roji'un...

*memahami rasa sebuah kehilangan*"

 
At April 26, 2008 6:28 PM, Anonymous senaz said...

"mba mai..maaf aku baru mampir niii..
innalillahi wa innailahirojiun..
aku turut berduka ya mba..smoga beliau berpulang dalam khusnul khotimah..amiiin.."

 

Post a Comment

<< Home